HUJAN DERAS SELAMA TIGA HARI TANAMAN PADI BANYAK YANG RoBoH

tanaman padi yang roboh milik Bapak Karsin
tanaman padi yang roboh milik Bapak Karsin

(Poh) Fenomena La Nina dapat berdampak pada anomali cuaca yang dapat memicu curah hujan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. Di samping itu pengaruh la nina  juga menyebabkan Musim penghujan datang lebih awal dari biasanya. Menurut prakiraan BMKG Jateng bahwa Awal Musim penghujan yang biasanya datang pada pertengan bulan desember ternyata tahun ini  datang lebih awal yaitu pada awal bulan Nopember.

Ada yang diuntungkan dan ada pula yang dirugikan dengan adanya musim penghujan datang lebih awal.Bagi petani yang memiliki tanaman padi baru berumur 1 bulan sampai dengan 2 bulan atau sebelum terjadi pembuahan, datangnya air hujan menjadi berkah karena air irigasi menjadi berlimpah dan dapat mengurangi biaya pengairan.Biasanya pada  Musim Tanam tiga (MT3) ,pengairan pertanian padi di desa Pohijo mengandalkan sumur bor yang disedot dengan pompa air yang digerakkan dengan mesin disel berbahan bakar solar.Selain menggunakan sumur bor air irigasi untuk mengairi sawah pertanian juga menggunakan air limbah tapioka yang dialirkan dari desa Ngemplak .Tapi penggunaan  limbah tapioka pada fase pembuahan sangat berbahaya karena resiko tanaman padi bisa menjadi terbakar/daunnya rusak bahkan bisa sampai mengering.

Bagi petani yang memiliki tanaman padi fase pembuahan datangnya air hujan deras dan angin kencang akan menjadi malapetaka karena tanaman padi terlebih verietas INPARI 32 karakter tanaman batangnya memes (kurang kokoh) sehingga berpotensi roboh.

Hujan deras dan disertai angin yang mengguyur wilayah desa Pohijo pada  hari Sabtu ,minggu dan senin kemarin telah menyebabkan tanaman padi milik petani banyak yang roboh/loyop dan terendam air.

Usaha cepat segera dilakukan untuk menegakkan kembali tanaman padi yang roboh,sebab bila sampai dengan beberapa hari tidak segera ditangani maka tanaman padi yang terendam air akan rusak dan busuk.Tanaman padi yang roboh segera ditegakkan dengan cara tiga sampai enam dapur diikat jadi satu. Cara mengikat dapuran padi pun harus dilakukan dengan hati hati sebab bila dilakukan dengan asal asalan bisa menyebabkan batang tanaman patah atau rusak.

Kerugian material yang dirasakan petani adalah bertambahnya ongkos kuli untuk mengikat padi,penyemprotan obat hama dan jamur karena tanaman padi yg sudah diikat beresiko terserang penyakit/hama wereng dan jamur,nilai jual tanaman padi menjadi menurun dan rendemen gabah menurun.(byn))

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan